Demam Piala Dunia Telah Tiba! Pilih broker Anda seperti Anda memilih tim Anda
Setiap kali sebuah acara sepak bola besar seperti Piala Dunia FIFA mendekat, satu pertanyaan pasti mendominasi percakapan di seluruh dunia: “Tim mana yang kamu dukung?”
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Ini Beda FBS-OctaFX-DNA Pro Soal WD Member, Nasabah Net89-ATG Boleh Nyimak

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) aktif memblokir domain situs terkait investasi yang tidak teregulasi di Indonesia.
Termasuk diantara yang diblokir adalah broker OctaFX, FBS, dan Alfa Succes Corp (broker dari robot trading DNA Pro). Ada juga robot trading seperti Net89 dan ATG (Auto Trade Gold)
Meski sama-sama diblokir namun ada perbedaan yang dirasakan membernya terutama soal penarikan kembali dana investasi (withdraw/WD). Ada yang masih bisa senyum, ada yang cuma bisa gigit jari.
Seperti diketahui, Bappebti telah memblokir ribuan dimain situs investasi ilegal sejak tahun 2021 lalu.
Pemblokiran itu dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Diantara domain situs investasi yang diblokir adalah milik broker-broker yang tidak teregulasi di Indonesia.
Diantaranya adalah FBS, OctaFX, dan juga Alfa Succes Corp. Alfa Succes Corp merupakan broker yang bekerja sama dengan robot trading DNA Pro.
Robot trading DNA Pro juga termasuk entitas investasi yang diblokir Bappebti karena diduga melanggar Undang-undang Perdagangan Berjangka Komoditi dan surat izin usaha penjualan langsung (SIUPL).
Walau diblokir, namun rupanya member broker FBS dan OctaFX di Indonesia masih bisa senyum karena masih bisa dengan lancar melakukan WD.
Ini berbeda dengan member robot trading DNA Pro dengan broker Alfa Succes Corp. Mereka kesulitan melakukan WD investasi di DNA Pro.
ha ini juga yang disorot oleh trader Jonathan Sutjiono. Lewat unggahan di Insta Storynya, @jonathanstjio, dia mengungkap perbedaan antara FBS, OctaFX dan Alfa Succes Corp--broker dari DNA Pro.
“FBS sama OctaFX itu juga divonis ilegal kok di Indonesia. Tapi yang main di sana ya main aja. Do with Your Own Risk. Tapi mau WD ya Wd aja. Ga ada Masalah,” tulis dia, Ramu 4 Mei 2022.
“Kenapa Alfa Succes Corp Broker Russia itu ga bisa seperti FBS dan OctaFX yang walaupun tidak masuk list BAPPEBTI tapi mau WD ya WD aja, aman,” tulis dia lagi.

Unggahan trader Jonathan Sutjiono soal perbedaan broker yang diblokir Bappebti
Belakangan member robot trading DNA Pro bukan hanya kesulitan melakukan WD, dana investasi mereka pun lenyap setelah mengalami margin call (MC) massal.
MC massal akun member DNA Pro terjadi pada 25 April 2022. MC diketahui setelah akun MT4 member bisa diakses kembali setelah sempat mengalami disconnect tak bisa diakses.
Saat ini robot trading DNA Pro sedang terbelit persoalan hukum karena member yang yang kesulitan melakukan WD melaporkan manajemen dan para petinggi DNA Pro atas tuduhan tindak pidana penipuan dan pencucian uang.***
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Setiap kali sebuah acara sepak bola besar seperti Piala Dunia FIFA mendekat, satu pertanyaan pasti mendominasi percakapan di seluruh dunia: “Tim mana yang kamu dukung?”

Nicosia — Otoritas pasar modal Siprus, Cyprus Securities and Exchange Commission, resmi mencabut lisensi perusahaan penyedia CFD Conotoxia Ltd setelah lisensinya sebelumnya berada dalam status pembekuan sekitar satu tahun. Regulator menyatakan keputusan pencabutan diambil karena perusahaan gagal memenuhi persyaratan otorisasi dan kepatuhan yang diwajibkan untuk mempertahankan izin usaha.

Tiger Brokers (NZ) Limited menjadi sorotan setelah dampak sanksi CSRC terhadap aktivitas perdagangan lintas batas ilegal di China memengaruhi kinerja keuangan grup perusahaan pada 2026. Simak ulasan lengkap mengenai SCIO, CSRC, dampak hukuman terhadap Grup Tiger Brokers, serta profil Futu dan Longbridge beserta pelajaran penting bagi trader online.

Satu orang pedagang mencatatkan uang sebesar $5. 136 pada bulan Mei 2025, memperoleh sedikit keuntungan, kemudian meminta penarikan beberapa hari setelahnya. Waktu berlalu selama berbulan-bulan—baik modal maupun keuntungan yang diharapkan tidak kunjung kembali. Ketika dia akhirnya bisa menghubungi pihak perusahaan, dia justru diberitahu bahwa perusahaan tersebut "sedang mengalami kebangkrutan". Pedagang lain menggambarkan situasi ini dengan lebih tajam: "Hanya memungkinkan untuk menyetor, tetapi tidak bisa menarik. Platform ini telah bertransformasi menjadi skema Ponzi. "