Ikhtisar:Reserve Bank of India (RBI) bertindak membatasi posisi valas bank untuk memberantas spekulasi massal, saat metrik ekonomi Tiongkok menunjukkan perlambatan tak terduga sektor jasa.

Nilai tukar INR mencatatkan penguatan signifikan pasca intervensi RBI, sementara data PMI Tiongkok menunjukkan perlambatan momentum ekonomi.
Unwinding Agresif Pasca Intervensi Bank Sentral
Pasangan USD/INR melemah ke level 92,71 dari puncak sebelumnya di 95,22.
Otoritas moneter membatasi posisi devisa perbankan dan membatasi instrumen NDF guna menekan spekulasi.
Momentum Pemulihan Perekonomian Tiongkok
Valuasi USD/CNY bergerak tipis sebesar -0,1% seiring melambatnya data sektor jasa.
- Penguatan mingguan INR: +2,0%
- Data PMI Jasa Maret: 52,1
- Level tertinggi sebelumnya: 56,7
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.