简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Anjlok
Ikhtisar:Ringkasan PasarKesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran resmi tercapai. Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan, sementara Selat Hormuz kembali dibuka
Ringkasan Pasar
Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran resmi tercapai. Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan, sementara Selat Hormuz kembali dibuka untuk pelayaran internasional. Upacara penandatanganan resmi dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni di Swiss. Meredanya premi risiko geopolitik memicu tekanan besar pada harga minyak, dengan WTI ditutup turun 3,22% dan mencatat penurunan mingguan sebesar 6,25%.
Sentimen risiko global terus membaik, mendorong indeks saham AS kembali mencetak rekor tertinggi baru. Indeks S&P 500 naik 0,50%, Dow Jones menguat 0,70%, dan Nasdaq bertambah 0,31%. Sementara itu, SpaceX melonjak sekitar 19% pada hari pertama perdagangannya di bursa, dengan kapitalisasi pasar mendekati USD 2 triliun, melampaui Tesla dan menjadi perusahaan terbesar keenam di pasar saham AS. Elon Musk juga menjadi individu pertama dalam sejarah yang mencapai kekayaan bersih lebih dari USD 1 triliun.
Pasar saham Asia-Pasifik turut menguat, dengan Nikkei naik 2,81%, Hang Seng bertambah 1,93%, dan saham A-share Tiongkok bergerak positif secara luas. Emas mencatat penurunan mingguan sebesar 2,5%, meskipun dibuka menguat lebih dari 1% pada perdagangan Senin. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik kembali ke level 4,48%, sementara Indeks Dolar AS bertahan di 99,75 dan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak awal Mei.
Sorotan Pasar■ Normalisasi Hubungan AS-Iran Resmi Tercapai, Harga Minyak Anjlok Mingguan
Presiden Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran, sementara Selat Hormuz kembali dibuka. Penandatanganan resmi dijadwalkan pada 19 Juni di Swiss.
Harga minyak WTI turun 3,22% ke USD 84,88 per barel, sementara Brent melemah 3,37%. Secara mingguan, kedua acuan minyak tersebut telah turun lebih dari 6%, dan kembali melemah lebih dari 4% pada perdagangan Asia hari Senin.
■ Bursa Saham AS Kembali Cetak Rekor, SpaceX Jadi Sorotan IPO
Tiga indeks utama Wall Street kembali mencatat rekor tertinggi baru.
Saham SpaceX melonjak sekitar 19% pada hari pertama perdagangan, dengan kapitalisasi pasar mendekati USD 2 triliun, melampaui Tesla dan menjadikannya perusahaan terbesar keenam di pasar saham AS. Elon Musk juga tercatat sebagai miliarder pertama dalam sejarah yang memiliki kekayaan bersih lebih dari USD 1 triliun.
Di sisi lain, saham Intel menguat 6,5% dan mencatat kenaikan lebih dari 25% sepanjang pekan.
■ Pemulihan Kredit dan Gelombang IPO Sektor AI Berlanjut
Data menunjukkan pembiayaan sosial baru (Total Social Financing) Tiongkok pada bulan Mei mencapai RMB 2,03 triliun, sementara total pinjaman nasional telah melampaui RMB 280 triliun.
Produsen chip memori SK Hynix dikabarkan berencana melantai di Nasdaq pada Agustus mendatang dengan target penggalangan dana sebesar USD 14 miliar.
Sementara itu, TSMC mempertahankan dominasi pasar foundry global dengan pangsa pasar mencapai 72% pada kuartal pertama, dan pendapatan kuartalan meningkat 6,3% menjadi USD 35,86 miliar.
■ Emas dan Perak Menguat, Dolar AS Masih Tertekan
Harga emas spot mencatat penurunan mingguan sebesar 2,5%, namun dibuka menguat lebih dari 1% pada perdagangan Senin.
Perak diperdagangkan di level USD 67,99 per ons. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke 4,48%, sementara tenor 30 tahun kembali turun di bawah level 5%.
Indeks Dolar AS bertahan di level 99,75 dan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak awal Mei.
Prospek dan Fokus Pasar● Perkembangan Implementasi Kesepakatan Damai AS-Iran Menjadi Sorotan Utama
Upacara penandatanganan resmi dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni di Swiss, bersamaan dengan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Apabila penandatanganan berjalan sesuai jadwal dan implementasi gencatan senjata dapat dipertahankan, premi risiko geopolitik diperkirakan akan terus menurun. Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan lebih lanjut terhadap harga minyak sekaligus mendukung aset-aset berisiko seperti saham.
● Pekan Ini Dipenuhi Agenda Makroekonomi dan Geopolitik Penting
KTT G7 akan dibuka di Prancis, sementara Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, dijadwalkan menyampaikan pidato penting.
Di Amerika Serikat, investor juga akan mencermati rilis Indeks Manufaktur Empire State New York Fed bulan Juni serta data produksi industri bulan Mei.
Kombinasi meredanya ketegangan geopolitik dan data ekonomi utama diperkirakan akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global serta arah kebijakan suku bunga ke depan.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

