简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Yen Melemah Lewati 163 per Dolar AS
Ikhtisar:Yen Jepang melemah melewati 163 per dolar AS, mendekati level terlemah sejak 1986, saat kenaikan imbal hasil Treasury AS dan harga minyak menopang dolar. Won Korea Selatan relatif lebih tangguh di tengah perhatian pasar pada rencana reformasi pasar valas negara tersebut.

Yen Jepang kembali tertekan pada perdagangan Rabu dan melemah melewati 163 per dolar AS, mendekati level terlemah sejak 1986.
Penguatan dolar didukung oleh kenaikan imbal hasil Treasury AS serta harga minyak yang tetap tinggi, sementara pelaku pasar tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi resmi dari Tokyo.
Tekanan terhadap yen muncul meski investor menilai cetak biru kebijakan ekonomi Jepang yang menargetkan investasi publik dan swasta lebih dari JPY370 triliun hingga tahun fiskal 2040.
Rencana itu juga menegaskan independensi Bank of Japan, sehingga meredakan sebagian kekhawatiran bahwa agenda fiskal ekspansif pemerintah dapat menunda pengetatan moneter lebih lanjut.
Sentimen pasar Asia secara umum masih dibayangi eskalasi di Timur Tengah. Serangan AS terhadap Iran yang berlanjut serta ancaman blokade jalur pelayaran oleh Houthi yang didukung Iran menjaga kekhawatiran atas pasokan energi global.
Harga minyak yang tinggi menjadi beban bagi banyak ekonomi Asia pengimpor minyak karena dapat memperburuk neraca perdagangan, menaikkan inflasi impor, dan menekan kepercayaan investor.
Di sisi lain, won Korea Selatan relatif lebih tangguh dibanding beberapa mata uang kawasan.
Dolar AS naik tipis terhadap won ke 1.483,67, tetapi won masih mencatat penguatan 1,5% terhadap dolar dalam enam bulan terakhir seiring perhatian pasar pada rencana internasionalisasi won, termasuk pasar won offshore, perluasan perdagangan 24 jam, dan pelonggaran aturan valuta asing.
Fokus pasar berikutnya tertuju pada keputusan kebijakan Bank Indonesia, kemudian pertemuan European Central Bank, Bank of Japan, dan Federal Reserve.
Pelaku pasar mencermati apakah harga energi yang lebih tinggi dapat memperumit prospek inflasi global.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
WikiFX Broker
FXTM
VT Markets
EBC FINANCIAL GROUP
STARTRADER
vantage
IC Markets Global
FXTM
VT Markets
EBC FINANCIAL GROUP
STARTRADER
vantage
IC Markets Global










